Breaking News

Monday, June 30, 2008

Contoh Surat Lamaran

CONTOH 1


Jl. KH. Syahdan 56
Kemanggisan
Jakarta Barat 16662
Phone: (021) 56565656

May 28, 2007


Mr. Mahdi Syahbudin
Personnel Director
PT. Astra Graphica Art
Jl. Pramuka 54
Jakarta


Dear Mr. Syahbudin:

I am a graduate student in Computer Science at Bina Nusantara University, and I will be awarded an M.S. degree in June 2007. I am currently looking for a position related to Database/Graphics Package Design in the research and development department of a major company.

Before coming to Bina Nusantara University, I designed, supervised, and completed a CAD system. The function covers vector, character and curve generation, windowing, shading, and transformations.

At Bina Nusantara, my research work involves Compilation of Relational Queries into Network DML. To enhance my background, I have taken some courses in computer graphics and database, and I have experience in and an understanding of the design of databases. With this strong background, I certainly believe that I am competent to meet challenging tasks and can make a good contribution to your company.

Enclosed is my resume, which indicates in some detail my training and experience. I sincerely hope that my qualifications are of interest to you and that an interview might be arranged at your convenience.

Thank you for your consideration. I look forward to hearing from you soon.

Sincerely yours,



Stefani Lilyana



CONTOH 2

Jakarta, December 20, 2006


To;

Recruitment & People Planning
PT. BANK DANAMON INDONESIA Tbk.
Gedung Bank Danamon Kuningan 7th floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C-10
Jakarta 12920
Dear Sir,

I know that Danamon is one of the great banks in Indonesia, and I am sure it would be an excellent career opportunity to join in and work for this respective company. I would like to apply for any position related to Management Information System (MIS) in your company. I am in good health, willing to work, fast learning, and work well with others.

I would greatly appreciate an opportunity to convince you that my services would be an asset to your company. I assure you that a high level of efficiency would be applied to any assignment given to me. I hope my qualifications and experiences merit to your consideration.

Thank you for kind attention, and I am looking forward to your reply.


Yours Faithfully,



Ronald M. Hutapea


CONTOH 3

17 North Street
Darien, Connecticut 06470

February 28, 2005

Ms. Sandra Thompson
Digitech Computer Company

1700 Baker Street
Philadelphia, Pennsylvania 20170

Dear Sandra:

It was a very pleasant surprise running into you at the Philadelphia Computer Show this morning. I have enclosed my resume to that it may be circulated to the appropriate department heads when you contact them.

As we discussed today, I am interested in working for Digitech in the Philadelphia area and in dealing with customers. An experienced software specialist, I have proposed, planned, designed, managed, developed, and delivered major software system to users. Project management of a multiperson effort has been the primary responsibility of my latest job. In addition to having management and technical skills, I enjoy people, giving presentations, and consulting. Digitech appears to offer opportunities in marketing, customer support, and development that would use my computing expertise. Along with my verbal abilities.

Having recently delivered a significant software application, I would like to begin a new challenge as soon as possible.

Talking with you was a pleasure and has given me a very positive impression of Digitech Computer Company.

When can we meet again to further explore the next step in our discussion? I may be reached at 203/561-3444


Yours truly,



Carlos Rodriguez
Read more ...

Saturday, June 28, 2008

Apa Itu CRM ?

MEMBANGUN CRM
“Pelanggan adalah raja” sudah seharusnya tidak hanya diucapkan, terutama bagi Anda yang berniat mewujudkan sistem Customer Relationship Management (CRM). Joko Nurjadi


TIDAK SEMUA pelaku bisnis yang menawarkan suatu produk menyadari pentingnya pelayanan terhadap customer, hal ini dapat timbul karena berbagai alasan. Antara lain bisa jadi disebabkan karena kurang menyadari aspek kepuasan customer, ataupun karena dirasakan produk yang dijual merupakan produk yang tidak pernah sepi dari peminat sehingga tidak ada kekhawatiran ditinggalkan oleh customer.
Atau bahkan yang lebih ekstrim lagi, mungkin Anda sering menemui customer yang menyebalkan sehingga Anda tidak merasa harus memanjakannya. Jika Anda memiliki anggapan seperti ini, sebaiknya segera buang jauh-jauh sebelum sentimen Anda semakin besar, terutama karena dapat berisiko menjadi akhir karir Anda (jika Anda merupakan karyawan) atau akhir bisnis Anda (jika Anda merupakan pemilik usaha).

Coba sejenak kita bayangkan, seberapa besar sesungguhnya keuntungan yang dapat lepas begitu saja jika kita tidak mempedulikan kepuasan customer.

Posisikan diri Anda saat ini pada pihak pembeli. Pastinya bukan hal yang sulit karena setiap orang tentu pernah menjadi pembeli atau pengguna produk tertentu.

Ambil suatu contoh sederhana, misalnya apa ponsel yang Anda gunakan? Bagaimana pelayanan customer service saat ponsel Anda bermasalah? Jika memuaskan, tentunya Anda dapat saja merekomendasikannya kepada rekan-rekan Anda sebagai salah satu nilai tambah produk tersebut.

Sebaliknya, bagaimana jika Anda pernah merasa kecewa dengan sebuah pelayanan produk tertentu? Mungkin hati Anda rasanya tidak akan lega sebelum Anda mencurahkan keluhkesah mengenai pelayanan yang kurang baik tersebut pada rekan-rekan Anda, dan ini merupakan pesan berantai yang buruk bagi kelangsungan produk tersebut.

CRM

CRM (Customer Relationship Management) merupakan sebuah strategi bisnis yang berorientasi pada customer, dengan tujuanakhirnya memaksimalkan profit perusahaan dan kepuasan kustomer.

Fungsi CRM terbagi-bagi untuk mendukung kegiatan bisnis perusahaan, seperti penjualan/sales, marketing, customer service, training, HRD, dan seterusnya. Jelaslah bahwa ciri sebuah CRM adalah mengintegrasikan bagian-bagian yang memiliki mata rantai dengan customer.

Persaingan bisnis saat ini tidak hanya dapat mengandalkan produk semata, didorong dengan semakin ketatnya kompetisi, juga dikarenakan kemajuan informasi teknologi itu sendiri, kebutuhan akan sistem CRM akan semakin terasa hari demi hari.

Secara operasional, CRM mendukung proses bisnis front office seperti penjualan, marketing, ataupun service. Perhatikan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut berinteraksi dan sangat berhubungan erat dengan customer.

Seluruh kegiatan tersebut tersimpan secara historikal pada database membentuk suatu knowledge base, dan staf pengguna CRM di dalam perusahaan dapat mengambil informasi yang diperlukan.

Strategi dan sistem CRM sangat beragam, baik dari sisi kompleksitasnya maupun ruang lingkup, tetapi secara garis besar sistem CRM akan berusaha mendapatkan, meningkatkan, dan mempertahankan customer.

Produk CRM yang ternama adalah SAP CRM, yang merupakan salah satu dari lima aplikasi enterprise di dalam Business Suite SAP. Contoh vendor lainnya adalah Salesforce.com, aplikasi CRM dari Oracle, Siebel Systems, PeopleSoft, dan lain sebagainya.

Selain itu, juga tersedia CRM open source seperti SugarCRM. Saat ini SugarCRM tersedia dalam tiga versi, yaitu Sugar Community Edition (versi gratis), Sugar Profesional, dan Sugar Enterprise.

Apa saja yang dapat dihasilkan oleh CRM? Ternyata tidak semata-mata memanjakan customer, banyak hal positif lain yang dapat terbantu dengan adanya CRM, antara lain:

1. Dapat dilakukan analisis mengenai customer berdasarkan kriteria tertentu.

Analisis yang dapat dihasilkan sangat beragam berdasarkan data informasi yang masuk, berupa pertanyaan, pengaduan, ataupun saran customer sering membantu perusahaan untuk memperbaiki produk dan service-nya. Tetapi, jangan sampai berhenti pada analogi customer menemukan lubang dan produsen menambal lubang tersebut, karena inovasi-inovasi juga dapat dilakukan berdasar analisis customer. Contohnya jika didapatkan data bahwa mayoritas customer produk XYZ berasal dari batasan usia tertentu, maka dapat dipikirkan inovasi dan produk yang cocok diterapkan yang ditujukan khusus pada customer dalam batasan usia tersebut.


2. Informasi customer dapat disimpan pada sebuah data historikal sehingga memudahkan proses selanjutnya.

Mungkin Anda sering mendengar seseorang mengatakan “Saya sudah tiga kali komplain untuk masalah yang sama tetapi sampai sekarang tak ada kelanjutannya!”. Apa yang Anda pikirkan saat mendengar keluhan itu? Mungkin muncul rasa iba atau pemikiran negatif pada pelayanan produk yang dikeluhkan, ataupun merasa menemukan teman seperjuangan karena Anda juga mengalami hal serupa! Tidak ada yang dapat menebak kapan seorang customer akan menghubungi customer service, dan saat hal itu terjadi, alangkah baiknya jika operator yang bertanggung jawab melayani customer tersebut memiliki data historikal customer yang bersangkutan, sehingga operator dapat mengetahui apa saja yang pernah dikeluhkan customer dan proses penyelesaiannya.



3. Dapat menampilkan warning atau reminder.

Bayangkan betapa merasa tersanjungnya seorang customer jika sistem Anda mengucapkan selamat ulang tahun lebih dulu dibandingkan pasangan atau kenalan customer tersebut, ini merupakan salah satu contoh kegunaan warningatau reminder pada sistem CRM. Tidak terbatas hanya untuk memanjakan customer, warning, atau reminder juga dapat digunakan untuk mengingatkan customer pada event tertentu, misalnya tanggal jatuh tempo produk/service tertentu, hal ini akan membantu memperlancar kegiatan bisnis.


Kerahasiaan Data

Salah satu fungsi utama software CRM adalah mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan customer. Untuk itu, perusahaan harus menjaga kerahasiaan dan keamanan data customer.

Kepercayaan customer sering kali perlu dibangun melalui proses yang tidak semudah membalikkan telapak tangan, terutama karena kekhawatiran dampak negatif kemajuan teknologi yang serba online dan ketatnya kompetisi bisnis yang mendorong beberapa pihak terkadang tidak mempedulikan etika dalam persaingan mendapatkan (atau bahkan merebut) customer.

Maka dari itu, meyakinkan customer bahwa data mereka aman di tangan Anda adalah suatu proses membangun kepercayaan customer.

Tidak jarang sebagian customer meminta jaminan bahwa data mereka tidak akan dibagikan dan tidak boleh diakses oleh pihak ketiga tanpa izin. Karena itu, sebuah sistem CRM mutlak memerlukan keamanan yang baik.

Adalah suatu komitmen penting untuk meyakinkan customer bahwa sistem CRM melindungi data pribadi customer dari penyalahgunaan dan ancaman dari pihak manapun.

Justru perlu ditekankan bahwa sistem CRM akan mempermudah proses konsolidasi data dan informasi customer saat dibutuhkan oleh divisi-divisi yang berbeda pada perusahaan.


Implementasi

Tidak ada batasan yang baku bagaimana implementasi, bentuk ataupun modul-modul yang dimiliki sebuah software CRM, karena sekali lagi pengertian CRM lebih merujuk pada strategi bisnis.

Karena itu tidak terbatas pada perusahaan komersial, sebuah usaha rumah makan, warnet, game center, peminjaman buku, bengkel, dan sebagainya juga dapat menerapkannya.

Khusus dalam kaitannya dengan perusahaan komersial, software CRM umumnya menggunakan relational database dengan dukungan modul-modul siap pakai, tetapi implementasi CRM kenyataannya tidaklah semudah membeli lalu menginstal software CRM, serta membaca petunjuk penggunaan.

Sebuah survai bahkan menyatakan lebih dari 50 persen implementasi CRM gagal diterapkan. Memang sebuah angka statistik yang cukup mengerikan, tetapi kabar baiknya adalah segmen CRM juga terus berkembang. Sebuah polling pada website http://www.swa.co.id mengungkapkan bahwa lebih dari 87 persen pemilih setuju jika dikatakan CRM saat ini merupakan hal paling penting dalam mempertahankan suatu bisnis yang penuh dengan kompetisi.

Strategi CRM digunakan tidak hanya pada perusahaan besar, tetapi juga perusahaan menengah ke bawah.

Hal ini didasari bahwa setiap pelaku bisnis atau perusahaan pada dasarnya memiliki kesempatan yang luas untuk mendapatkan segmen pasar, salah satu penunjangnya tentulah teknologi. Contohnya Internet, di mana pelaku bisnis dapat melakukan promosi produk dan jasa dengan biaya jauh lebih murah ketimbang membayar iklan billboard atau tampil di televisi.

Pelayanan customer juga tidak terbatas harus mendirikan kantor yang beroperasi khusus sebagai call center atau customer service, karena staf yang bersangkutan dapat beroperasi melalui chatroom ataupun instant messenger. Dari sisi customer pun hanya perlu memiliki koneksi Internet untuk berinteraksi dengan bagian pelayanan.

Jadi, implementasi CRM bukan terbatas pada lingkungan perusahaan besar, tetapi baik perusahaan besar, menengah, kecil, dan setiap badan usaha lainnya, harus memiliki strategi bisnis yang tepat.

Implementasi CRM harus difokuskan pada strategi yang disesuaikan dengan situasi perusahaan secara spesifik, serta kebutuhan dan harapan customer. Mengenali behaviour customer akan membantu Anda menerapkan strategi yang tepat untuk menghadapi customer tertentu.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan tentunya tidak akan melewatkan kesempatan untuk melakukan pendekatan khusus terhadap customer aktif yang berpotensi melakukan transaksi besar dan menguntungkan perusahaan.

Identifikasi dan pendekatan customer seperti ini sering menjadi tugas yang diemban tim penjualan dan marketing.

Apakah ini berarti harus diterapkan diskriminasi pelayanan terhadap customer? Diskriminasi mungkin bukan kata yang tepat, karena secara umum tentunya perusahaan ingin selalu menjaga dan membangun kepercayaaan customer lama.

Mampu memberikan perhatian khusus terhadap kelompok customer tertentu lebih merupakan cermin keberhasilan CRM dalam menganalisis dan mengenali customer.

Salah satu bentuk kategorisasi customer yang sering kita temui adalah dengan menggolongkan customer ke dalam tingkatan status seperti member gold, platinum, silver, dan seterusnya. Pendekatan customer seperti memberikan alternatif dan informasi secara bersahabat yang akhirnya dapat mendorong sang customer melakukan upgrade status merupakan salah satu contoh perhatian yang menguntungkan, baik customer maupun perusahaan.

Sering kali implementasi CRM melibatkan profesional CRM yang menyediakan jasa konsultasi dan implementasi. Tentunya para profesional tersebut memiliki kualifikasi berkaitan dengan elemen-elemen yang diperlukan dalam implementasi CRM. Beberapa produk CRM bahkan tersedia dalam bentuk CRM on demand, artinya pengguna CRM tidak harus membeli produk CRM, tetapi dapat menyewanya dengan ketentuan yang disepakati. Penyedia CRM on demand yang popular adalah Salesforce.com.


Laporan

Tidak lengkap rasanya jika sebuah sistem tidak memiliki laporan dan laporan pada CRM sangat menentukan untuk proses analisis customer.

Menganalisis laporan merupakan suatu seni tersendiri, ibarat seorang pelukis, laporan bagaikan warna-warna yang harus Anda racik dan pergunakan untuk menghasilkan gambar utuh yang mencerminkan tujuan Anda.

Contohnya adalah memprediksikan kebutuhan customer di masa yang akan datang dari historikal transaksi yang dilakukannya, hasil survey yang disebarkan, dan laporan-laporan terkait lainnya yang diambil dari knowledge base pada sistem.

Jika Anda memiliki produk yang beragam, perlu dipertimbangkan kemungkinan melakukan cross selling setelah menganalisis laporan, cross selling merupakan kegiatan menjual produk lain yang mungkin diperlukan oleh customer, sehingga diharapkan dapat mendongkrak penjualan produk tersebut.

Fungsi laporan tidak terbatas hanya untuk menampilkan tren yang bersifat mayor, misalnya customer dengan transaksi ter-banyak, produk yang paling diminati, komplain customer yang paling sering dikeluhkan, dan lain-lain.

Kadang kala dengan melihat laporan yang bersifat minor, juga dapat diambil suatu analisis yang bermanfaat. Contohnya dengan menganalisis laporan customer dengan transaksi terendah, mungkin dapat dihasilkan cara-cara pendekatan yang cocok pada customer yang bersangkutan.

Demikian juga laporan seperti produk yang paling tidak diminati, komplain yang bersifat minor, dan seterusnya, selalu dapat dihasilkan analisis yang dapat bermanfaat dan merupakan wujud keperdulian menyeluruh terhadap customer.

Secara otomatis, strategi marketing yang baik akan semakin berkembang seiring dengan analisa laporan yang dihasilkan. Perkembangan CRM

Teknologi tidak dapat dipungkiri akan terus membawa perubahan baru terhadap penerapan strategi bisnis, termasuk di dalamnya penerapan CRM.

Saat ini terdapat suatu dilema, operasional bisnis diharapkan selalu online di manapun dan kapanpun, sedangkan pengguna atau staff perusahaan tidak lagi identik dengan orang-orang yang berada di depan komputer.

Bisnis diharapkan dapat terus berjalan walaupun Anda sebagai pelaku operasional bisnis sedang berada di kemacetan jalan atau berada di tempat lain (bahkan bisa jadi di luar kota atau benua lain), customer pun sudah semakin kritis dan dapat menumpahkan keluh-kesahnya pada customer service sambil menyantap hidangan makan siang.

Karena itu tidak mengherankan jika CRM pun mulai diterapkan pada teknologi mobile. Contohnya seperti yang ditawarkan oleh Microsoft dengan Microsoft Dynamics CRM Mobile. Vendor lain seperti Salesforce.com juga tidak ketinggalan menawarkan platform mobile dalam produknya.

Walaupun demikian, perlu dicamkan CRM tidak identik dengan teknologi, teknologi hanyalah bersifat sebagai tools dan salah satu elemen penunjang CRM.

Bagaimana Anda mengimplementasikan CRM akan lebih memegang peranan akan keberhasilan penerapan CRM dalam perusahaan/bidang usaha Anda. Prinsip dasarnya sederhana, yaitu menjaga hubungan yang baik terhadap customer.


Sumber : http://www.scriptintermedia.com/view.php?id=764&jenis=ITKnowledge
Read more ...

IT Tekan Biaya Operasional Perusahaan

Memelihara sistem informasi biayanya kecil. Meski demikian, mengapa biaya yang kecil belum cukup membantu kemajuan omset perusahaan? Pertanyaan ini menjadi ajakan promosi dari Hewlett-Packard’s Indonesia untuk menengok apa sebab, kenapa begitu, dan bagaimana solusinya.

“Enter the New World of Business Technology” menjadi presentasi pertama yang menggarisbawahi ternyata hanya inovasi belum cukup membantu perusahaan keluar dari permasalahan data. Hewlett-Packard atau HP menawarkan cara memelihara sistem informasi. Bagian information and technology (IT) atau teknologi informasi perlu memiliki kesatuan bisnis, sebagaimana sejarahnya pada 1960 hanya berkutat pada data processing, 1990 pada information and technology, 1980 management information system, dan ke depan (future) pada bisnis teknologi.

Realitasnya, IT menjadi suatu bisnis oportunity. “Business is technology and technology is business” menjadi penguat asumsi bahwa survey internal HP dari pelanggan di seluruh dunia mengutamakan bisnis teknologi. Pertanyaannya, bagaimana cara mempercepat pertumbuhan bisnis teknologi bagi perusahaan?

HP memahami dengan jawaban untuk membentuk IT eksekutif. Pedomannya terletak pada perubahan IT eksekutif tidak hanya pada proyek IT, tetapi juga pada bisnis outcomes. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana perusahaan mempercepat pertumbuhan? Bagaimana IT membantu mempercepat pengenalan produk dari perusahaan? Bagaimana IT mempercepat proses pengambilan keputusan?

Atas dasar itu, perusahaan memiliki tuntutan kepada IT bahwa IT perlu menekan biaya operasional perusahaan. Bagaimana IT me-manage risk sehingga komplain terhadap perusahaan menjadi kecil? Nah, mengendalikan risiko ternyata itulah tolok-ukur keberhasilan teknologi ke depan. Semua produk yang ditawarkan pelanggan didesain sedemikian rupa.

Pada bagian HP produk, muncul pertanyaan bagaimana memaksimalkan utilisasi perusahaan? Misalnya server yang mengalami finansial application. Kalau sebentar-sebentar ada masalah, bagian IT memutuskan untuk membeli perangkat komputer yang baru, tentu saja itu menyenangkan HP, dan merugikan perusahaan. Namun, itulah yang terjadi pada perusahaan saat ini. Masing-masing karyawan bebas meminta ganti baru kalau muncul masalah pada bagian IT. Oleh karena itu, bisnis teknologi optimasi dengan melalukan tiga pendekatan, seperti bisnis inteligent, leadership, teknologi dan solusi yang selalu up to date.

Pitono Saubari, IT Service Division Sampoerna Telekomunikasi Indonesia melalui produk Ceria memberi kesaksian bahwa IT/business challanges menghasilkan proses evaluasi, seperti efektivitas dari solusi, integrated, technology after sales support. Sementara itu, Eril Isdan, Business Development Manager Storage Works Division Technology Solution Group HP menggarisbawahi pentingnya software division bagi perusahaan.

Pada divisi penerbitan, kata Eril Isdan, saat ini berkembang teknologi digital melalui media penyimpanan. Data terus-menerus bertambah. Oleh karena itu, perlu support dari IT. Atas dasar itu, storage works division HP menawarkan storage data yang membuat layanan perusahaan mudah berkembang pesat.

Di tengah-tengah kondisi perusahaan kesulitan menambah staf IT, network storage menyediakan switch, servers, LAN, clients dalam jaringan area storage SAT/NET. Masalahnya, bagaimana pemetaan permasalahan jika perusahaan bertambah besar? Dahulu kala, kata Eril Isdan, perusahaan melakukan cara manual. Dengan menuliskan data pada white board dan menuliskan larangan “Do not erase!”. Akibatnya, staf IT banyak yang kerja lembur. Bagaimana menaikkan utilisasi tiap komponen?

Menurut Eddy Wihardjo, Enterprise Business Development Specialist Customer Support HP Services, data yang besar susah untuk mengubahnya. Oleh karena itu, perlu tim IT yang besar pula. Padahal, faktanya 95% bisnis itu dari data, bukan terletak pada transaksi. Sementara itu, CEO pada perusahaan mengeluh jika data atau volume semakin besar, biaya semakin besar pula. Bagaimana me-manage menjadi baik sehingga menjadi data yang akurat? Bagaimana menyimpan data? Back up data seperti apa? Kebijakan dari HP memandang data end to end. HP membantu perusahaan mengkonversi data.

Solusi HP ILM antara lain memindai data, mencari dokumen lebih cepat, dan data yang manual menjadi otomatisasi.

Sumber : http://johnherf.wordpress.com/2007/08/22/it-tekan-biaya-operasional-perusahaan/
Read more ...

Friday, June 13, 2008

Wawancara Kerja

Seorang manager HRD sedang menyaring pelamar untuk satu lowongan di kantornya. Setelah membaca seluruh berkas lamaran yang masuk, dia menemukan 4 orang calon yang cocok. Dia memutuskan memanggil ke-4 orang itu dan menanyakan 1 pertanyaan saja. Jawaban mereka akan menjadi penentu apakah akan diterima atau tidak.

Harinya tiba dan ke-4 orang itu sudah duduk rapi di ruangan interview. Si Manager lalu mengajukan 1 pertanyaan: setahu Anda, apa yang bergerak paling cepat?

Kandidat I menjawab, “PIKIRAN. Dia muncul begitu saja di dalam kepala, tanpa peringatan, tanpa ancang-ancang. Tiba-tiba saja dia sudah ada. Pikiran adalah yang bergerak paling cepat yang saya tahu.”

“Jawaban yang sangat bagus”, sahut si Manager. “Kalau menurut Anda?”, tanyanya ke kandidat II.

“Hm… KEJAPAN MATA! Datangnya tidak bisa diperkirakan, dan tanpa kita sadari mata kita sudah berkejap. Kejapan mata adalah yang bergerak paling cepat kalau menurut saya.”

“Bagus sekali! Dan memang ada ungkapan ’sekejap mata’ untuk menggambarkan betapa cepatnya sesuatu terjadi.” Si manager berpaling ke kandidat III, yang kelihatan berpikir keras.

“NYALA LAMPU adalah yang tercepat yang saya ketahui”, jawabnya, “Saya sering menyalakan saklar di dalam rumah dan lampu yang di taman depan langsung saat itu juga menyala.”

Si manager terkesan dengan jawaban kandidat III. “Memang sulit mengalahkan kecepatan cahaya.”, pujinya.

Dilirik oleh sang manager, kandidat IV menjawab, “Sudah jelas bahwa yang paling cepat itu adalah MENCRET.”

“APA???!!!”, seru sang manager yang terkaget-kaget dengan jawaban yang tak terduga itu.

“Oh saya bisa menjelaskannya.”, kata si kandidat. “Dua hari lalu kan perut saya mendadak mules sekali. Cepat-cepat saya berlari ke toilet. Tapi sebelum saya sempat BERPIKIR, MENGEJAPKAN MATA atau MENYALAKAN LAMPU, saya sudah berak di celana.”

Tentu saja kandidat terakhir yang diterima…


SUMBER : www.malau.net
Read more ...

Monday, June 2, 2008

Memajukan Teknologi Informasi di Indonesia

Teknologi informasi di Indonesia lumayan terpuruk jika dibanding dengan negara sebelah Malaysia dan bahkan sangat jauh jika dibanding dengan Singapura. Padahal di era tahun 70-an, Indonesia dikatakan salah satu negara termaju di Asia Tenggara, karena kita punya satelit sendiri, kemudian populasi orang Indonesia juga cukup membuat semua orang berharap kita akan menjadi Macan Asia. Namun kenyataannya anda bisa lihat sendiri sekarang...!!!
Kenyataan memang berbicara lain, bangsa ini terpuruk karena masalah di semua bidang yang tak kunjung selesai sehingga akhirnya masalah pengembangan IT-nya juga tersendat bahkan jalan di tempat dan tertingal jauh dari bangsa yang dulunya belajar dari negara ini.
Keterpurukan kita dalam penguasaan teknologi informasi dan komputer,salah satu sebabnya adalah pendidikan yang sangat tidak menunjang untuk pengembangan diri. Lulusan sekolah menengah / perguruan tinggi hampir semuanya TIDAK siap kerja dan harus melalui tahap pelatihan yang sangat mendasar agar mampu terjun ke dunia kerja.

Selain mutu pendidikan yang tidak up-date,komunitas orang Indonesia juga semakin buruk karena banyak orang yang mau enaknya sendiri, mau mencari sesuatu dengan cara cepat dan tidak mengindahkan norma etika yang ada.
Kalau berbicara komunitas IT, hal sama juga terjadi di sana. Sering terjadi gonto-gontokan antara sesama pelaku
IT,seperti misalnya penggunaan frekuensi 2,4 GHz yang sangat tidak sehat dan cenderung saling bunuh-bunuhan. Masih banyak contoh yang tak dapat saya tulis disini,sehubungan dengan terjadinya "Perang" internal yang mestinya tidak terjadi, disamping juga tidak banyak pelaku IT Indonesia yang mau meluangkan waktunya untuk berdiskusi / tukar pendapat dengan komunitasnya.
Kunci kemajuan suatu komunitas sebetulnya adalah saling tukar menukar pendapat,pengalaman dan pengetahuan, dalam bentuk milis,workshop, dan seminar. Amerika dan Eropa menjadi sangat maju karena komunitasnya mau berbagi ilmu dan pengetahuan secara merata sehingga pada akhirnya negara maupun rakyatnya menjadi maju.

Di Indonesia, orang yang punya kemampuan pandai dalam bidang IT biasanya akan bersembunyi terus di belakang layar (Man Behind The Gun) sehingga kemampuannya tidak akan berkembang dan tidak akan banyak orang lain yang bisa memanfaatkan ilmunya. Pikiran yang tertutup ini adalah penyebab kenapa dunia IT Indonesia tidak maju dan jalan di tempat.
Terakhir, faktor bahasa pengantar juga sangat menentukan keberhasilan suatu bangsa untuk menerapkan teknologinya. Dari seluruh faktor tadi tidak dapat dilakukan sendiri karena semuanya merupakan "Kerja Barang" dan perlunya kesadaran akan masa depan bangsa.Sekecil-kecilnya usaha kita pada akhirnya dapat mengangkat derajat Indonesia yang terpuruk di dunia internasional !
Read more ...

Susahnya Jadi Programmer Tangguh

Banyak orang menyangka untuk menjadi programmer yang baik tinggal ikut kursus Bahasa Pemrograman atau masuk jurusan berbau IT. Kenyataannya sekarang ini tidak demikian. Ada banyak tantangan untuk menjadi programmer yang hebat.
Pertama, programmer yang tangguh tidak hanya menguasai 1 bahasa pemrogramman. Umumnya paling tidak 3 bahasa pemrogramman. Pemilihan bahasa pemrogramman yang digunakan bergantung pada sifat proyek yang sedang dikerjakan. Misalnya, jika kita mengerjakan proyek yang membutuhkan akses yang paling bawah (low-level) mungkin kita bisa menggunakan bahasa C atau bahkan assembly.
Untuk proyek berbasis web dan terhubung ke database mungkin kita mengunakan PHP dan MySQL. Sedangkan untuk membuat aplikasi di HP kita menggunakan J2ME.
Bagaimana cara kita belajar banyak bahasa pemrograman ? Sedangkan Sekolah / Kuliah hanya biasa mengajarkan 1-2 bahasa pemrograman. Biasanya para programmer ini belajar sendiri / ikut kursus hanya untuk jump start saja. Saya menyarankan anda belajar secara formal untuk setiap bahasa pemrograman yang anda ingin kuasai.
Kedua, dari informasi yang saya dapat menyebutkan bahwa untuk menjadi programmer yang tangguh dibutuhkan waktu lebih dari 10 tahun......!!!
Tentu saja maksudnya bukan belajar terus selama 10 tahun baru kemudian bisa menjadi programmer. Maksudnya adalah untuk memahami sebuah profesi, dalam kasus ini menjadi programmer atau menjadi sangat mahir dalam sebuah bahasa pemrograman dibutuhkan waktu yang lama. Anda bisa saja mempelajari sebuah bahasa pemrograman baru dalam waktu 1 minggu saja, akan tetapi untuk benar-benar memahami bahasa pemrograman tersebut dibutuhkan waktu yang tidak sedikit. Ini mirip dengan belajar Bahasa Inggris atau bahasa lainnya.Tidak ada jalan pintas untuk menjadi programmer yang tangguh.
Ketiga, untuk menjadi programmer yang tangguh tidak bisa belajar sendiri, tapi bukan juga belajar secara formal di Sekolah / Perguruan Tinggi. Programmer harus bergabung dengan programmer lain. Cara ini sangat bermanfaat untuk menularkan pengalaman, kebiasaan, tips, dan hal-hal lain yang tidak dapat diajarkan di kelas.
Kalau dalam dunia khayalan seorang (calon) jagoan ilmu silat harus berguru dulu kepada guru yang sangat hebat dan turun gunung untuk mengadu ilmu dengan jagoan ilmu silat yang lain.
Keempat, bahasa pemrograman harus sering digunakan agar fasih dan terampil. Jika bahasa tersebut jarang digunakan, kemampuan akan bahasa tersebut pasti akan luntur dengan sendirinya. Hanya repotnya adalah bagaimana kita biasa menggunakan beberapa bahasa pemrograman sekaligus. Itulah sebabnya seorang programmer biasanya memiliki satu bahasa kesukaan. Saya sendiri lebih suka bahasa VB, alasannya selain hanya itu yang biasa diajarkan di kampus juga sudah terbiasa dengan kondisi event-eventnya.
Sayangnya meskipun semua yang diuraikan diatas anda lakukan, belum tentu menjadi jaminan bahwa anda akan otomatis menjadi programmer yang hebat. Tapi, hal tersebut membuat anda memiliki peluang lebih untuk menjadi programmer yang tangguh dibanding dengan saingan anda. Dan tentu saja jika anda hanya sekedar bermain-main dengan koding tanpa memahami maknanya, anda tidak perlu menerapkan hal-hal tersebut.
Read more ...
Designed By Published.. Blogger Templates